Waspadalah ! Produk-produk palsu kian menjamur dan beredar di pasaran.

Penulis mohon sebarkan tulisan ini kepada rekan-rekan anda seperti di jejaring sosial Facebook, dan undang mereka untuk berkomentar, men-share-kan pengalaman-pengalaman mereka selama membeli produk-produk palsu di pasaran.

.

Dalam hal bajak membajak, Indonesia adalah termasuk sarang dari para pembajak. Dan sungguh membanggakan dengan ulah para peretas Indonesia, yang berhasil menghacking dan mengencingi 500 situs Malaysia di hari kemerdekaan mereka. Namun naasnya, membajak itu ternyata memiliki makna profesi yang luas, dan bisa saja malah menjadi senjata makan tuan. Bila yang melakukan pembajakan memiliki motif ekonomi dibaliknya, tidak lagi karena motif kesadaran, melainkan keserakahan. Dan akhirnya jauh juga dari konteks perjuangan, lebih dekat dengan keuntungan pribadi seperti di bawah ini.

..

Penulis benar-benar kecewa dengan tingkah polah para pembajak ini yang adalah para produsen dan pengedar barang-barang palsu di pasaran. Dengan terpaksa penulis harus membuat tulisan-tulisan ini, karena gejala beredarnya barang-barang palsu ini makin marak, dan saya yakin sebenarnya banyak konsumen awam yang menyadarinya, namun tidak juga mengungkapkannya ke permukaan. Dan penulis rasakan  gejala pemalsuan ini semakin menjadi-jadi saja akhir-akhir ini. Dari sekian produk yang di-distribusikan menyebar ke semua pertokoan baik itu Toko-toko besar maupun kecil, mulai dari Giant, Alfamart, indomart, dan mart-mart lainnya, sampai ke warung-warung emperan di pinggiran.

.

Apakah mungkin karena memang alasan makin sulitnya tekanan ekonomi dibaliknya? , ataukah pajak dari pemerintah yang makin tinggi?. Entahlah, yang jelas barang-barang yang dipalsu mayoritas adalah barang-barang dari merk ternama, dan Naasnya barang-barang itupun adalah barang-barang yang selalu dijadikan barang konsumsi oleh masyarakat sehari-hari.

.

Diantara beberapa merk yang sering dipalsu, yang pernah saya pakai dan kecewa dibuatnya adalah, antara lain ; AQUA(air minum), LUX (sabun), Gudang Garam Internasional (Rokok), Dji Sam Soe (Rokok).

.

kita tidak pernah tahu ada berapa trilyun Rupiah, pemerintah dan perusahaan yang bersangkutan di rugikan, akibat ulah para pembajak-pembajak tersebut.

.

Dalam tulisan ini saya akan memaparkan bagaimana pengalaman saya selama menemui barang-barang palsu ini di pasaran. Dan adalah benar-benar hal mudah untuk membongkar, bagaimana sih para pembajak ini melakukan modus-modus tindakan pembajakan yang dilakukannya? karena dari segi kualitas saja sudah sangat terlihat.

.

AQUA

.

Aqua adalah salah satu merk air minum dalam kemasan yang terbesar di negeri ini. Dimana air minum adalah kebutuhan dasar manusia. Dan penulis sering, sangat sering membeli produk ini. Sungguh beruntung menemui produk ini di pasaran dalam keadaan yang benar-benar berkualitas seperti mottonya. Tapi sayangnya penulis menemukan rasa yang janggal beberapa bulan ini. Mengapa Aqua yang biasa saya beli, khususnya galon, tidak lagi sesegar dahulu. Bahkan penulis pernah mengalami sakit radang tenggorokan akibat meminum air ini, karena nekad menghiraukan hal-hal yang ganjal itu.

.

Adalah Penulis pada awalnya tidak percaya, karena penulis cek bau airnya ada yang berbau pekat seperti kaporit, dan ketika penulis minum masih saja merasakan pekatnya air aqua ini. Tidak seencer dan sesegar seperti biasanya. Namun masih ada rasa pekat yang tertinggal di bibir dan mulut. Dari bau dan pekat yang sungguh tidak biasa, penulis masih tetap ngeyel meminumnya. Dan esok harinya-pun akhirnya saya sakit radang tenggorokan disertai demam. Saya putuskan berhenti sementara untuk meminum air tersebut, selama beberapa minggu. Karena sudah lama saya tidak pernah menyentuh galon tersebut, sungguh kaget bukan kepalang. Ketika menyadari adanya lumut kehijau-hijauan di dasar galon.

.

LUX

.

sabun lux biasa saya pakaiPenulis biasa membeli sabun lux, karena memang baunya wangi dan tahan lama. Dan lagi-lagi penulis kecewa, entah kenapa akhir-akhir ini, setiap kali penulis membeli sabun Lux, baunya tidak tahan lama dan sesegar seperti dahulu. Kualitas sabun Lux yang biasa penulis beli sangat membuat penulis terheran-heran. Dan itu baru penulis sadari beberapa hari pemakaian. Saya pun membeli sabun Lux lain di toko langganan saya. Ternyata setelah saya bandingkan, sabun yang penulis gunakan berwarna agak berbeda dengan sabun Lux yang biasa penulis beli, warnanya lebih cepat kusam dan pucat, pun bau wanginya sangat jauh berbeda.

.

Tidak hanya produk sabun, di beberapa merk shampoo botol khususnya. Seringkali juga penulis menemui kejanggalan ketika memakainya. Saran saya sebaiknya anda membeli shampo yang sachet-an saja. Karena para pembajak tidak mungkin membajak shampo Sachet-an yang jumlahnya ribuan itu.

.

Gudang Garam Internasional dan Dji Sam Soe

.

Dari sekian produk diatas, adalah rokok yang paling sering membuat penulis jengkel. Karena sudah 8 tahun penulis merokok, baru kali ini penulis sering sakit-sakitan karena menggunakan 2 produk diatas. Bagaimana lagi penulis sudah terlanjur membeli rokok yang bisa dikatakan, makin mahal dari tahun ke tahun itu. Adalah rugi juga ketika ingin membuangnya begitu saja. Ya,terpaksalah akhirnya penulis paksakan juga untuk menghabiskannya.

.

.

Jangan tanyakan bagaimana penulis bisa tahu itu rokok palsu atau tidak?!. Jelas, untuk merasakan kejanggalan dari produk rokok adalah hal yang sangat mudah bagi seorang perokok aktif seperti saya. Yang setiap hari bekerja untuk menghindari kantuk. Bagaimana itu rokok yang ampang, yang kertasnya bau terbakar akibat pekatnya bahan sintetis, tidak layak di sebut kalau itu benar-benar produk Rokok dari Gudang Garam dan Dji Sam Soe. Dan ini sangat memuakkan ketika sering menemui produk gagal/imitasi/bajakan ini di pasaran. Saya yang biasa buang angin karena merokok Gudang garam, kok malah masuk angin. baunya pun sungguh sengit seperti kertas terbakar, sial !!

.

Dari sekian produk bajakan yang saya paparkan diatas, mungkin ada pengalaman dari para pembaca sekalian, menemui produk-produk palsu yang lain. Silahkan di share di sini dengan berkomentar. Karena kita semua perlu tahu, agar pemerintah melek, perusahaan-perusahaan itu-pun juga melek. Bila selama ini, produk-produk mereka telah di bajak, bila selama ini ternyata negara telah dirugikan milyaran rupiah….

Iklan