OTAKU

baca, rasain, pikirin, pusingin, matiin, ceraaaaaahhhh booooooooookkkkkk!!!

Untuk Para Teroris di seluruh dunia, demi kemanusiaan gunakanlah E-BOMB !! November 11, 2009

PERINGATAN :

Tulisan ini didedikasikan untuk para teroris, bila anda bukan teroris sebaiknya anda tidak membacainya.

.

.

Inilah impian yang ditunggu-tunggu oleh para teroris di seluruh dunia. Seperti film Die Hard episode 4, yang di aktori oleh bruce willis. Perjuangan idelisme anda sebagai teroris, dalam memerangi ketidakadilan tidak perlu lagi melalui tindak cara kekerasan, pembunuhan, pembantaian, atau bom bunuh diri yang kekanak-kanakan. Masa dimana para teroris akan menjadi pahlawan bagi dunia akan segera tiba!! Tidak lama lagi.. tentu saja bila itupun anda-anda ini memiliki reaktor nuklir tentunya, sebagai laboratorium pengembangan senjata “perdamaian” ini.

. Saya teroris ingin melanjutkan membaca…

 

Indonesia Gempa(r),teror virus lebay mengguncang iman, menyebarkan kebodohan Oktober 25, 2009

waspadalah

.

Demam PARNO alias Paranoid Silid mewabah dunia blogger dalam skala mikro-net dan Indonesia dalam lingkup makro-real. Entah kenapa, penulis tertarik dengan penggunaan kata “lebay”. Penulis cari asal-usulnya di mbah GOOGLE dan Wikipedia, tidak ada gambaran pasti, bila kata “lebay” adalah bahasa Indonesia resmi dengan EYD, yang paling sempurna. Kata “Lebay” entah dilahirkan oleh siapa, penulis yakin “lebay” adalah anak haram, dilahirkan dari kecelakaan ML akibat percintaan kata dari anak-anak gaul di JAKZ city. Wuahh luar biasa. Penulis telah sepakat mengidentikkan “lebay” sebagai virus.

. Lanjutkan Membaca…

 

Gempa Sumatera; sebuah peringatan dari Tuhan-kah? agar pemimpin kembali menggali kearifan lokal budaya adat bangsa. (sebuah kritik untuk membangun kembali Rumah Adat khususnya, dan re-orientasi Pendidikan Nasional Indonesia menuju Pendidikan Nasional Berbasis Kearifan Lokal pada umumnya) Oktober 6, 2009

Diarsipkan di bawah: ingin jadi negarawan — OTAKU @ 14:44
Tags: , ,

Rumah Adat Indonesia.

Setelah kritik moral menuju saran vital

.

Sebagai generasi muda sok penting, penulis mencoba ikut juga menanggapi akan hal  semakin maraknya pemberitaan mengenai gempa yang terjadi di Sumatera. Dan setelah iseng beberapa hari lalu, dengan seenaknya menyindir moral para pemimpin di negeri ini, berusaha mencoba mengingatkannya dalam sebuah tulisan semi artikel ; “Indonesia gempa(r), ditemukan video miyabi dalam laptop Noordin M Top”. Tentu penulis berkewajiban memberikan sebuah solusi nyata, sungguh malu rasanya hanya berkoar-koar menuntut perubahan moral pemimpin kita tanpa ada saran yang logis dan bermutu dalam solusi perbaikan.

. Lanjutkan Membaca….

 

GRAFFITI INDONESIA 1945 (sebuah kritik untuk mengembalikan jati diri bangsa) September 29, 2009

.

Penulis menyimpan sejenis perasaan tertentu ketika melihat goresan-goresan aerosol di tembok-tembok kota. Terkadang penulis bisa tersenyum bahagia dan terkadang bisa menjadi sangat muram dan sedih. Yang membuat penulis tersenyum ialah apabila goresan aerosol tersebut menyampaikan pesan-pesan perlawanan. Dan yang membuat jengkel sekaligus sedih adalah apabila goresan aerosol hanya sekedar menampilan kerumitan teknis tingkat tinggi tanpa adanya pesan perlawanan.

.

Tulisan di bawah ini ditujukan untuk membuka mata kita semua bahwa sebenarnya kelahiran graffiti di Indonesia menyimpan sejarah yang tidak bisa disepelekan dalam fase-fase awal lahirnya negara Indonesia. Sekali lagi: gerakan graffiti lahir pada fase-fase awal lahinya negara kita, Republik Indonesia. Penulis ingin menunjukkan bahwa political-graffiti di Indonesia itu sama tuanya dengan usia Republik Indonesia ini. Kemudian, penulis ingin mengajak para bomber atau sebut saja pekerja graffiti (untuk lebih meluaskan cakupan media graffiti: mulai tubuh, tembok, kaos, komik, dll) agar membumikan gagasan-gagasannya dalam keberpihakan terhadap rakyat.

. Lanjutkan membaca….

 

Dialog Sunni-Syiah September 23, 2009

Judul Buku  : Dialog Sunnah-Syiah  (surat menyurat antara : Asy-Syaikh Salim Al-Bisyri Al-Maliki, Rektor Al-Azhar, Mesir Dan As-Sayyid Syarafuddin Al-Musawi Al-‘Amili, Ulama besar Syiah)

Diterjemahkan dari : Al-Muraja’at

Karya  : Syarafuddin Al-Musawi

Penerjemah  : Muhammad Al-Bagir

Edisi Baru  :  Cetakan I, Syawwal 1429 H/ Oktober 2008

Diterbitkan oleh : Mizan (PT Mizan Pustaka, anggota IKAPI)

Desain sampul : Al-James

Khat Arab : Dede Nurzaman

Harga : Rp 87.500,00

ISBN 978-979-433-522-2

Kupersembahkan buku ini kepada mereka yang mau menggunakan akal sehatnya, baik ia seorang sarjana yang ahli di bidang penelitian, dan berkecimpung dalam kehidupan ilmiah , serta gemar menguji kebenaran di dalamnya. Ataukah ia seorang ahli ulama yang dipercaya di bidang ilmu-ilmu agama. Ataukah ia seorang pemikir yang mahir dan menguasai ilmu kalam. Ataukah ia seorang diantara kaum muda kita, harapan masa depan nan cerah, yang dinamis jiwanya, luas pengetahuannya, bebas fikirannya dari berbagai ikatan dan belenggu…….

Berikut penggalan kalimat pembuka yang ditulis oleh beliau, Syarafuddin Al-Musawi, penulis buku tersebut. Sekiranya dari kalimat pembuka yang begitu sederhana dan mencerahkan itu, kita bisa menilai betapa santun akhlaknya, sangatlah luas  dan lapang dadanya, begitu dalam dan matang pemahamannya, kaya akan ilmu hikmah yang tiada terkira.


Lanjutkan Membaca…

 

ILUSI NEGARA ISLAM September 15, 2009

ilusi negara islamJudul Buku : ILUSI NEGARA ISLAM (Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia)
Editor : KH. Abdurrahman Wahid
Penyelaras Bahasa : Mohamad Guntur Romli
Design Cover : Widhi Cahya dan Rahman Seblat
Layout : Widhi Cahya
Cetakan I : April 2009
Diterbitkan atas kerja sama : Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, the Wahid Institute, dan Maarif Institute.
Tebal : 322 halaman, 21,5 cm.
Harga : Rp 75.200,00


Apabila anda tergolong umat muslim atau non-muslim yang sering bertanya-tanya,

.

kenapa sekarang kok banyak ya orang berjidat hitam? itu perempuan kenapa ya kok jadi Ninja? wah orang itu celananya kok kayak orang kebanjiran sih? Wah..wah, kok suka mukulin orang ya orang itu padahal pakai sorban? Apa benar Islam itu sekeras itu ya, kok kayak preman? wah.. kok suka mengkafirkan orang sih? wah apa kafir itu hanya untuk orang yang bukan agama “I” ya, padahal di agama “K” kalo bukan termasuk umat agama “K” itu juga dikatain kafir? masak saling kafir-mengkafirkan diantara umat beragama ya? terus kafir itu artinya apa toh aslinya? wah masak perang terus terjadi di bumi manusia ini cuman gara-gara agama ya? kapan damainya ya?

.

Dari pertanyaan-pertanyaan diatas yang sering membuat kita bertanya-tanya khawatir, risih, dan muak. Tanya kenapa(?). Dengan membaca buku ini, mungkin akan membantu mencerahkan pemahaman anda dalam menjawab segala gundah gulana akibat fenomena-fenomena aneh, unik dan menjamur dewasa ini. Jelas adalah fenomena tersebut termasuk baru, karena terjadi beberapa tahun dasawarsa terakhir di negeri ini.

.

Kalau sekedar aneh, unik tidak menjadi masalah. Namun ternyata, diam-diam dibalik batu/tempurung menyimpan ular-ular beracun yang kerap memicu tersebarnya bahaya racun-racun kekerasan baik itu fisik, psikis, maupun ideologi yang mengancam keselamatan keberagaman bangsa. Yang selama ini dijunjung, dilindungi, dan diayomi oleh Pancasila dan UUD’45. Analogi tepatnya telah lahir “Hitler-hitler, Bennito Mussolini-bennito mussolini, George W bush-George W Bush” baru di negeri ini. Cuma bedanya terletak pada kostum dan kuda tunggangannya yang ber-label-kan “AGAMA”.

.

Lanjutkan membaca….

 

Mau Jadi Presiden Aja kok susah Februari 23, 2008

Diarsipkan di bawah: ingin jadi negarawan — OTAKU @ 03:14
Tags: , , ,

gusdurPenulis sungguh amat tergelitik dengan menyebarnya gosip tentang seorang tokoh besar di negeri ini. Bahkan kebesarannya yang sudah men-dunia itu, sungguh rasanya bukan seperti melecehkan beliau ketika gosip itu beredar, justru malahan sebaliknya semakin memperkuat ciri khasnya yang luar biasa unik dan kharismatik. Tokoh yang benar-benar orisinil dan selalu menyulut kontroversial di peta perpolitikan bangsa di negeri ini.

.

Menurut gosip yang beredar di media massa, pemerintah akan memberlakukan RUU tentang syarat-syarat calon presiden. Sebagaimana yang saya ketahui di salah satu poin-nya, berbunyi kurang lebih intinya calon presiden “tidak boleh cacat baik fisik maupun mental”.

.

lanjutkan membaca

 

fRaNK-E(i)nstein Juli 5, 2007

Diarsipkan di bawah: ingin menjadi F!sikawan besar — OTAKU @ 14:55
Tags: , , , , ,

Einstein terkenal dengan rumusan teori energinya [E=m.c²].
bermula dari sebuah catatan harian, aku tuliskan sebuah fenomena tentang keanehan-keanehan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari…

fenomena pertama, ketika perasaan hatiku sedang bahagia, gembira, ataupun senang kenapa rasanya waktu terasa terlewati begitu sangat cepat? bahkan sebaliknya ketika perasaan ku begitu sangat sedih,kecewa ataupun bosan, kenapa rasanya waktu berjalan terasa sangat lambat? ambil contoh saja; bandingkan ketika kita menonton film selama 3 jam dan duduk manis didalam kelas mendengar celoteh dosen yang membosankan..

fenomena kedua, ketika aku kecapaian, setelah berharian menguras tenaga berlebihan sampai kemalaman, aku ketiduran juga, tanpa terasa sudah 12 jam terlewati, sering juga keesokan harinya aku terlambat bangun untuk ke kampus…. kenapa waktu juga sangat begitu cepat?

fenomena ketiga, ketika aku sedang mengerjakan soal-soal UAS, aku dituntut untuk mengerjakan 5 soal hitungan dalam waktu 2 jam, sudah 3 soal kukerjakan dengan penuh energi untuk berpikir dan menghitung dengan teliti, ternyata waktu sudah habis, aku menjadi sangat bingung… kenapa waktu juga begitu sangat cepat padahal baru terasa 1 jam aku mengerjakannya?

fenomena keempat, ketika aku melamun, aku juga merasakan waktu yang berlalu sangat cepat.. kenapa hal itu bisa terjadi?

masih kuingat sebuah tulisan dari laftifa, tentang fenomena-fenomena aneh dalam kehidupan sehari-hari yang menjadi pengantar dalam mempelajari teori quantum relativitas Einstein… ketika kita sering melakukan perjalanan jauh dengan naik pesawat yang berkecapatan tinggi, bisa membuat umur kita berjalan lebih lambat, atau kata lainnya awet muda… disinggung juga kecepatan cahaya (c) dalam rumusan energi Einstein, masih menjadi sebuah rahasia terbesar hingga saat ini…

dari fenomena pertama hingga keempat aku, merasakan keraguan dalam rumusan E=m.c², yang dijabarkan oleh Einstein… rasanya ada yang kurang dalam rumusan tersebut… bahkan keherananku terhadap efek radiasi dari energi nuklir yang bisa membuat manusia mandul, dan tampak awet muda… bisa juga kubilang kepada kalian agar berhati-hati bila kita sering-sering naik pesawat kita juga bisa mandul?? why ?? karena radiasi tersebut juga bisa dihasilkan dari efek ledakan yang sangat dahsyat, yang bermula dari sebuah kecepatan tinggi dan tak terdefinisi yang dinamakan kecepatan cahaya…

HIPOTESIS AWAL

*dalam rumusan Einstein ada E(energi), m(massa), c(kecepatan cahaya/ konstanta cahaya). 3 huruf dan satu angka ”²” . dan anehnya tidak ada rumusan t = waktu dalam rumusan tersebut, melihat ada variabel kecepatan disana… sekiranya boleh kumodifikasi rumusan Eintein beberapa variabel yang agaknya dilupakan oleh Einstein yang terlampau jenius itu, bila pada awalnya E=mc², ada tambahan variabel t disana. sesuai dengan rumusan kecepatan V(t) dalam waktu tertentu, variabel t tidak pernah lepas dari rumusan kecepatan.

E = m.c(t)², disini t hanya sebagai inner variable dari c
*dan berdasarkan kecenderungan ilmu fisika modern(teori Quantum relativitas) saat ini yang mulai berjalan kembali ke masa lalu tepatnya hampir identik dengan filsafat ajaran tao, yang sudah pernah diungkapkan dalam buku fritjh of capra ”the tao of physics”. perasaan merupakan elemen utama dari fisika, boleh aku berkata seperti itu, karena aku mengalami fenomena-fenomena realitas dari kehebatan ”rasa” yang mampu membuatku mengalami kecepatan cahaya, dengan waktu yang relatif lama namun terlewati begitu sangat cepat secepat kilat, atau bahkan sebaliknya terasa sangat lambat. boleh sekiranya kutambahkan variabel f=feel ( nama lain dari variabel i=imajiner dalam bahasa matematika biasa disebut bilangan imajiner.

E(f) =m.c(t)², dimana c(t)=√E(f)/m

ANALISIS AWAL
kita mulai hitung, kenapa pada fenomena-fenomena diatas waktu terasa lebih cepat. dan waktu bisa terasa lebih cepat ketika kita sedang mengalami fase kecepatan tertinggi yang dinamakan kecepatan cahaya ?

kita batasi dalam hal ini, masih dalam lingkup tubuh manusia, jadi E = energi terbesar dari manusia terungkap ketika dia begitu bersemangat

pada fenomena pertama

hati gembira, f= +, positif
E menjadi +, dan m menjadi 0 (dalam hal ini adalah berat tubuh menjadi ringan atau bisa juga dikatakan nol). kecapaian menjadi hilang… c(t)= √+/0 = tak hingga, kita mengalami itu yang dinamakan kecepatan cahaya dalm waktu yang tѡk terdefinisi… sampai kapan tubuh mampu menempa kita tidak pernah tahu karena semngat yang masih membara dan menggebu-gebu…

hati sedih , f= -  negatif
E menjadi =, dan m menjadi +
c(t)=√-/+= -(minus), waktu terasa begitu sangat lambat karena kecepatan mengalami perlambatan dengan adanya variabel minus disana…

pada fenomena kedua

kecapaian E = 0
f menjadi = 0(stabil), dan m menjadi +|
c(t)=√0/+= tak terdefinisi,….. tubuh kita mengalami kecepatan cahaya..

KESIMPULAN SEMENTARA

sesuai dengan ungkapan Rene Descartes, cogito ergo sum ”aku berpikir maka aku ada”. yang sebenarnya seharusnya berbunyi lengkap ”aku ragu, maka aku berpikir, oleh karena itu aku ada”. semua berawal dari Rasa ragu, atau bolehlah kusebut ”perasaan manusia/akal”. terjadilah proses berpikir itu. masih dalam pencarian sebuah pertanyaan besar ”Benarkah rasa menjadi sebuah kunci menuju rahasia terbesar kecepatan cahaya dalam membuka tabir kekuatan terpendam manusia untuk mengendalikan waktu….?? ”

 

(anti)tren April 12, 2007

Diarsipkan di bawah: Ingin Jadi Provokator — OTAKU @ 05:53
Tags: , , ,

sedang seru dan hangat-hangatnya isu tren ini menyebar seperti lalat di tengah kerumunan mayat, berteberbangan kian kesana kemari, hingga aku sadari mungkin buat sebagian orang risih juga baik itu dari kalangan anti maupun pro. tapi aku gembira sama orang bikin ini bahasan jadi panas dan mungkin bikin sebagian ada pula yang tak ambil peduli. yang jelas makin banyak mata melihat, dan makin banyak itu mulut berbicara saling jegal menjegal antara kubu anti dan pro, makin hidup juga budaya diskusi, yang awal mulanya hampir tak pernah ada di kampus ini.yang isinya "mahasiswa" yang katanya kritis. walau aku tak pernah menutup mata, mahasiswa saat ini sedang ngetren itu "kuliah setor absen".

bagiku, tren hanyalah sebagai alat untuk propaganda.

bila kapitalis buat tren untuk raih keuntungan semaximal mungkin. maka aku sebaliknya buat tren itu raih kebangkrutan semaximal mungkin untuk para kapitalis itu. walau ini terlihat kejam, tapi lebih kejam lagi penggunaan sistem kerja buruh yang tidak sesuai dengan gaji yang mereka dapatkan. buruh diperas tenaganya untuk menciptakan seluruh atribut "gaul" yang kita pakai, baik itu pakaian, celana, sepatu, topi2, etc yang ber-merk. dan dapat kita cermati kian bangkrutnya mereka di negeri ini.kebangkrutan perusahaan reebok, salah satunya. ini tidak lain adalah peran para distro, komunitas independen pedagang asongan(TP 5, delta pinggir jalan) mereka jual semua atribut gaul dengan harga yang lebih murah karena hasil buatan sendiri.tidak hanya itu, tren tidak hanya hebat menciptakan lapangan pekerjaan, namun juga hebat dalam hal bikin pembodohan,. dan bisa juga luar biasa bikin itu pencerdasan. itu semua tergantung dari sisi manakah kita memandang?

bagiku, memandang adalah melihat dari segala arah dan mempertimbangkan manakah yang pantas kupilih untuk kupandang, memandang tanpa pertimbangan adalah bunuh diri. mungkin juga jalan terbaik sebaiknya bunuh diri saja, bila tak ingin hidup lebih lama. pada awalnya aku sudah basi bahas ini isu. tapi aku masih saja ingin hidup 1000 tahun lagi diantara mayat-mayat dan lalat-lalat yang berterbangan.

tren antara pembodohan dan pencerdasan

tren bagiku seperti sebuah gaya, yang tak dapat diciptakan dan tak dapat pula dimusnahkan, melainkan bisa diubah menjadi tren yang lain. bila kau jadi tren maka akan selalu ada itu anti tren, yang akan mengganti tren sebelumnya, tapi dengan syarat bila anti tren ini memiliki kekuatan yang lebih dahsyat dari yang namanya tren sekarang. maka bersimpatilah terhadap para konsumen, karena kau penjual tren....... selanjutnya cerdaskan mereka karena bodoh suka ikut-ikutan... aku lebih suka pakai baju buatanku sendiri, dengan caraku sendiri.... dan aku lebih suka bahasa indonesiaku sendiri daripada sok-sokan pakai bahasa inggris... aku tak peduli itu ITB,UI atau kampus apalah itu, karena kampus-kampus itu aku rasa kalian sudah tahu, kampus yang sudah diubah jadi perusahaan dengan embel-embel PT.BHMN, dengan tujuan utamanya demi persaingan global, gLoBALISASI hasil amerika suka sedot SDA negara dunia ke3 macam Indonesia, venezuela, meksiko,etc... aku sarankan kau pindah saja ke UI, atau apalah itu sekalian ke hongkong sana, bila kau mau pakai bahasa inggris.. hahaha gitu aja kok repot.....

aku tak suka ikut-ikutan, aku coba cari kesukaanku sendiri, aku lebih suka JANCOK, atau ANJING, dan aku tak suka diatur, dan aku tak berpihak pada kubu manapun baik itu tren maupun anti tren,karena memang bagiku itu tak penting, dan ada baiknya mereka bersatu, buang-buang energi saja, kalau soekarno suka bilang itu NON-BLOk, tapi aku lebih suka sebut NON-GO-BLOK. yang lebih penting adalah berpihak kepada rakyat/penguasa karena memang hierarkisnya jelas, musuh rakyat adalah penguasa.

dan kalian tak perlu ajari aku, karena aku rasa kalian juga tidak perlu diajarkan, karena kita akan paham dengan sendirinya, kenapa kita bisa ikut-ikutan dan diarahkannya oleh mereka jadi bekicot, dipelorotkannya celana kita, atau malah dicingkrangkannya celana kita, atau malah diubahnya celana ini jadi jarik dan ada keris sakti disabuknya...ciuhh menjijikkan, dijajahnya pikiran kita ini, dan disedotnya uang kita, dan diperasnya otak kita oleh apa itu yang namanya kuliah, dan himpunan diubahnya jadi macam anak perusahaan dari jurusan yang sudah jadi perusahaan pakek embel2 ISO berstandar Internasional bookk..., dan semakin jauh dari kata RAKYAT, diubahnya kata RAKYAT jadi CUSTOMER, aku tak tahu kenapa otak penguasa selalu bodoh dan idiot, enak saja ambil kebijakan tanpa pahami sejarah kampus ini berdiri, untuk siapa kampus ini berdiri, yang jelas aku masih ingat soekarno pernah bilang dalam pidatonya di pembukaan kampus ini tepatnya 50 tahun yang lalu, "kampus ini adalah kampus untuk mencerdaskan rakyat, yang kesemuanya dari rakyat oleh rakyat, dan untuk rakyat", CUSTOMER? kita akan tahu itu dan semuanya sekarang sudah jadi tren... aku rasa semua itu tidak penting, karena kita akan paham dengan sendirinya, ketika kesenjangan sosial antara si kaya dan simiskin begitu tajam, ketika rakyat yang kini sedang membisu akibat kenaikan harga, ketika kasus kekerasan keluarga di kampung-kampung ikut juga meningkat, ketika anak putus sekolah juga ikut pula meningkat, ketika banyak juga angka bunuh diri, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, dan yang paling nyata, ketika kau sudah lupa kau asli daerah mana, dibesarkan dimana, apa nama negaramu, apa warna benderamu, bagaimana kondisi rakyatmu, yang di aceh, kelapran di papaua, busung lapar di nusa tenggara, banjir di jakarta, lumpur di dekat surabaya, kau LUPA!! iya kau LUPA, namun aku yakin kita akan INGAT, kita masih pernah dikader, walau akhirnya LUPA lagi... peran dan fungsi kita sebagai mahasiswa adalah PERHIASAN KAMPUS...ciuhh tenang saja nanti bisa di ubah INGAT lagi jadi AYAM KAMPUS, tenang-tenang ini yang paling seru KAM(UMAM)PUS !!!

ketika angka kemiskinan sudah semakin meningkat tajam dan membludak DUOOORRR...... mereka berlarian seperti harimua yang kelaparan dan menerkam dan mengoyak daging-daging segar dan gemuknya mahasiswa, yang kata mereka daging orang kaya yang selama ini makan daging-daging mereka.....BAKAR INI !! BAKAR ITU!! KITA BAKAR KAMPUS ORANG-ORANG KAYA INI... aku cuman malu bila rakyat yang akan membakar sendiri kampus kita... kampus-kampus yang sudah jadi Mal-mal yang menjulang tinggi ber-ac LG, sekarang aku tak tahu aku sedang terus mencoba agar rakyat tek perlu repot-repot turun tangan, karena kami sendiri yang akan membakar kampus kampus kami sendiri, karena kami sadar, kami tak butuh kemewahan, kami butuh pendidikan, dan kami ingin belajar bersama rakyat, kami buat itu Sekolah Rakyat, kami masuki kampung-kampung yang katanya kumuh itu, kami kaget, dan sangat kaget, karena kami sudah bosan dalam ruang-ruang kelas yang tertutup rapat, kami tidak ingin dicetak jadi robot, kami tak ingin jadi koruptor, kami ingin bermain musik, kami ingin bermain kartu, kami ingin bermain catur, atau permainan apalah itu, kami juga bosan dididik, karena kami lebih paham, kami lah yang akan mendidik apa itu yang namanya PENGUASA. atau lebih baik kami bunuh diri saja, tidak bukan kami tapi aku, aku ingin hidup satu trilyun tahun lagi....

inspired by me

 

Bebas dari Utang menuju Indonesia Berdikari Maret 26, 2007

Diarsipkan di bawah: ingin jadi negarawan — OTAKU @ 16:55
Tags: , , , ,

MANDIRI, atau menurut bapak founding father kita bung karno “berdikari”(berdiri dengan kaki sendiri), itulah yang seharusnya menjadi prinsip dasar ekonomi di Indonesia, mau atau tidak mau tetap haruslah mau, bila negeri ini tidak mau dililit hutang lagi. Sudah separuh abad negeri ini mengutang, namun ternyata banyak ketimpangan dalam hal pemerataan pembangunan. Desentralisasi kekuasaan menyebabkan kemajuan yang hanya terasa di tingkat pusat, dan sungguh ironi di pinggiran negeri ini, yang katanya meraih gelar juara korupsi se-dunia, masihlah ada warga negaranya yang mati kelaparan dan tidak sedikit pula yang terjangkit wabah penyakit.KETIMPANGAN tidak hanya terjadi dalam skala pembangunan antara pusat dan daerah, melainkan menyebar ke seluruh aspek multidimensional kehidupan rakyatnya. Dimulai dari penyebaran jumlah penduduk hingga ke penyebaran kantong uang pejabat dipemerintahan. PP no 37 tahun 2006 salah satu buktinya, rakyat mana yang tidak marah melihat ketimpangan yang satu itu, ditambah lagi dengan kehidupan mereka yang kian tertindas dengan melambungnya harga-harga barang pokok akibat kenaikan harga BBM 2 tahun yang lalu. Untung saja PP tersebut di revisi, padahal menurut saya itu tidak mempengaruhi sedikitpun terhadap redamnya keamarahan rakyat, melainkan sebaliknya semakin memperburuk citra pemerintahan agar dipercayai oleh rakyatnya.

. Lanjutkan Membaca….