OTAKU

baca, rasain, pikirin, pusingin, matiin, ceraaaaaahhhh booooooooookkkkkk!!!

Indonesia Gempa(r),teror virus lebay mengguncang iman, menyebarkan kebodohan Oktober 25, 2009

waspadalah

.

Demam PARNO alias Paranoid Silid mewabah dunia blogger dalam skala mikro-net dan Indonesia dalam lingkup makro-real. Entah kenapa, penulis tertarik dengan penggunaan kata “lebay”. Penulis cari asal-usulnya di mbah GOOGLE dan Wikipedia, tidak ada gambaran pasti, bila kata “lebay” adalah bahasa Indonesia resmi dengan EYD, yang paling sempurna. Kata “Lebay” entah dilahirkan oleh siapa, penulis yakin “lebay” adalah anak haram, dilahirkan dari kecelakaan ML akibat percintaan kata dari anak-anak gaul di JAKZ city. Wuahh luar biasa. Penulis telah sepakat mengidentikkan “lebay” sebagai virus.

. Lanjutkan Membaca…

 

Gempa Sumatera; sebuah peringatan dari Tuhan-kah? agar pemimpin kembali menggali kearifan lokal budaya adat bangsa. (sebuah kritik untuk membangun kembali Rumah Adat khususnya, dan re-orientasi Pendidikan Nasional Indonesia menuju Pendidikan Nasional Berbasis Kearifan Lokal pada umumnya) Oktober 6, 2009

Diarsipkan di bawah: ingin jadi negarawan — OTAKU @ 14:44
Tags: , ,

Rumah Adat Indonesia.

Setelah kritik moral menuju saran vital

.

Sebagai generasi muda sok penting, penulis mencoba ikut juga menanggapi akan hal  semakin maraknya pemberitaan mengenai gempa yang terjadi di Sumatera. Dan setelah iseng beberapa hari lalu, dengan seenaknya menyindir moral para pemimpin di negeri ini, berusaha mencoba mengingatkannya dalam sebuah tulisan semi artikel ; “Indonesia gempa(r), ditemukan video miyabi dalam laptop Noordin M Top”. Tentu penulis berkewajiban memberikan sebuah solusi nyata, sungguh malu rasanya hanya berkoar-koar menuntut perubahan moral pemimpin kita tanpa ada saran yang logis dan bermutu dalam solusi perbaikan.

. Lanjutkan Membaca….

 

GRAFFITI INDONESIA 1945 (sebuah kritik untuk mengembalikan jati diri bangsa) September 29, 2009

.

Penulis menyimpan sejenis perasaan tertentu ketika melihat goresan-goresan aerosol di tembok-tembok kota. Terkadang penulis bisa tersenyum bahagia dan terkadang bisa menjadi sangat muram dan sedih. Yang membuat penulis tersenyum ialah apabila goresan aerosol tersebut menyampaikan pesan-pesan perlawanan. Dan yang membuat jengkel sekaligus sedih adalah apabila goresan aerosol hanya sekedar menampilan kerumitan teknis tingkat tinggi tanpa adanya pesan perlawanan.

.

Tulisan di bawah ini ditujukan untuk membuka mata kita semua bahwa sebenarnya kelahiran graffiti di Indonesia menyimpan sejarah yang tidak bisa disepelekan dalam fase-fase awal lahirnya negara Indonesia. Sekali lagi: gerakan graffiti lahir pada fase-fase awal lahinya negara kita, Republik Indonesia. Penulis ingin menunjukkan bahwa political-graffiti di Indonesia itu sama tuanya dengan usia Republik Indonesia ini. Kemudian, penulis ingin mengajak para bomber atau sebut saja pekerja graffiti (untuk lebih meluaskan cakupan media graffiti: mulai tubuh, tembok, kaos, komik, dll) agar membumikan gagasan-gagasannya dalam keberpihakan terhadap rakyat.

. Lanjutkan membaca….

 

ILUSI NEGARA ISLAM September 15, 2009

ilusi negara islamJudul Buku : ILUSI NEGARA ISLAM (Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia)
Editor : KH. Abdurrahman Wahid
Penyelaras Bahasa : Mohamad Guntur Romli
Design Cover : Widhi Cahya dan Rahman Seblat
Layout : Widhi Cahya
Cetakan I : April 2009
Diterbitkan atas kerja sama : Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, the Wahid Institute, dan Maarif Institute.
Tebal : 322 halaman, 21,5 cm.
Harga : Rp 75.200,00


Apabila anda tergolong umat muslim atau non-muslim yang sering bertanya-tanya,

.

kenapa sekarang kok banyak ya orang berjidat hitam? itu perempuan kenapa ya kok jadi Ninja? wah orang itu celananya kok kayak orang kebanjiran sih? Wah..wah, kok suka mukulin orang ya orang itu padahal pakai sorban? Apa benar Islam itu sekeras itu ya, kok kayak preman? wah.. kok suka mengkafirkan orang sih? wah apa kafir itu hanya untuk orang yang bukan agama “I” ya, padahal di agama “K” kalo bukan termasuk umat agama “K” itu juga dikatain kafir? masak saling kafir-mengkafirkan diantara umat beragama ya? terus kafir itu artinya apa toh aslinya? wah masak perang terus terjadi di bumi manusia ini cuman gara-gara agama ya? kapan damainya ya?

.

Dari pertanyaan-pertanyaan diatas yang sering membuat kita bertanya-tanya khawatir, risih, dan muak. Tanya kenapa(?). Dengan membaca buku ini, mungkin akan membantu mencerahkan pemahaman anda dalam menjawab segala gundah gulana akibat fenomena-fenomena aneh, unik dan menjamur dewasa ini. Jelas adalah fenomena tersebut termasuk baru, karena terjadi beberapa tahun dasawarsa terakhir di negeri ini.

.

Kalau sekedar aneh, unik tidak menjadi masalah. Namun ternyata, diam-diam dibalik batu/tempurung menyimpan ular-ular beracun yang kerap memicu tersebarnya bahaya racun-racun kekerasan baik itu fisik, psikis, maupun ideologi yang mengancam keselamatan keberagaman bangsa. Yang selama ini dijunjung, dilindungi, dan diayomi oleh Pancasila dan UUD’45. Analogi tepatnya telah lahir “Hitler-hitler, Bennito Mussolini-bennito mussolini, George W bush-George W Bush” baru di negeri ini. Cuma bedanya terletak pada kostum dan kuda tunggangannya yang ber-label-kan “AGAMA”.

.

Lanjutkan membaca….

 

MAHKAMAH ANJING Oktober 26, 2008

Tiba-tiba kota kami diserbu begitu banyak anjing. Mereka berkerumun seperti semut merubung gula, berkeliaran di setiap tempat. Di jalan, sekolah, pasar, mal, taman, gedung pusat pemerintahan, hingga tempat pengadilan. Dimana-mana anjing.

.

Aku tidak tahu darimana asal anjing-anjing itu. Orang-orang yang kutemui selalu kutanyai, namun mereka sama tidak tahunya seperti aku. Membaca suratkabar tidak memberikan jawaban apa-apa, hanya menambah kecemasan di dalam kepala. Di halaman depan suratkabar, walikota kami menyerukan agar warga menghindari binatang liar yang menulari rabies itu, sebab gigitannya bisa mematikan. Petugas-petugas dengan mobil pengangkut khusus disiagakan untuk menangkap dan mengurung anjing-anjing itu lalu mengirimkannya ke tempat karantina di pinggiran kota.

.

Kami, warga kota cenderung menghindari dan membiarkan anjing-anjing itu berkeliaran. Sudah jadi pemandangan umum bila melihat bagaimana mereka merapat ke pohon atau tiang lampu, lalu mengangkat salah satu kaki belakangnya dan buang air kencing disana. Bau kotoran anjing merebak ke setiap sudut kota. Mereka juga seenaknya bersenggama di tempat-tempat umum. Kota ini seperti neraka saja.

.

baca selengkapnya

 

DEMOKRASI ITU APA? Mei 25, 2008

Diarsipkan di bawah: ingin jadi negarawan — OTAKU @ 20:29
Tags: , , ,

Demokrasi itu apa?

.

Tiba-tiba Itu terlintas begitu saja pada pemikiran penulis. Tepat ketika penulis selesai membaca sebaris tulisan dengan font Times new roman berukuran tujuh puluh dua di blok hitam menyala. “HARGA BBM NAIK”. Seketika itu juga koran memang tidak lagi serasa seperti blender yang biasanya mengaduk-aduk perasaan penulis setiap kali membacanya. Melainkan sudah seperti kompor. Demokrasi macam apa yang berlaku di negeri ini? Penulis mencoba menggali dalam dan lebih dalam lagi. Berbincang kesana kemari. Rasanya perlu sebuah perenungan yang panjang untuk mendapatkan sebuah kulkas pencerahan yang mendinginkan dan menyegarkan.

.

Berikut analisis kajian sistem demokrasi ala kadarnya, yang coba penulis sentuh dan rasakan, selama penulis hidup di negeri ini. Semoga bisa di jadikan kritik epistemologis dalam perkembangan makna demokrasi, yang kerap selalu dijadikan kata manis pelembut hati rakyat, dan hampir berhasil menghipnotis ratusan juta orang awam. Tidak jarang malah membodohkan.

.

baca selengkapnya

 

Saya ingin lihat semua berakhir April 14, 2008

Diarsipkan di bawah: Ingin Jadi Penerbit Anti @Copyright — OTAKU @ 14:07
Tags: , , ,

Jenis buku : biografi
Judul asli : Pramoedya Ananta Toer , essay en interview 1990, Nederland : De Geus Novib
Penerjemah : Koesalah Subagyo Toer dan Kees Snoek
Cetakan pertama : februari 2008
Penerbit : komunitas bambu

.

Marilah kita Mengenang Pram sejak 2 tahun wafatnya, 30 april 2006.

.

Buku ini baru saja saya baca. Buku kecil yang tipis, dan begitu sederhana ini. Memaparkan banyak pemikiran dan pandangan Pramoedya Ananta Toer didalamnya. Sekiranya ada rasa bangga yang mengharu biru, ketika saya membacanya. Sayang beribu sayang, yang menulisnya adalah dua orang dari negeri seberang, belanda.

.

lanjutkan membaca

 

GELISAH HUJAN Maret 2, 2008

Diarsipkan di bawah: ingin menjadi cerpenis — OTAKU @ 21:55
Tags: , ,

suncloud.jpgjoe terduduk diam, matanya menajam kearah lapang, sesekali melirik ke atas berharap hujan tak datang. Ia baru saja pulang dari kampusnya, dua puluh menit yang lalu diselesaikannya soal-soal UAS(Ujian Akhir Semester) yang berakhir dengan senyum mengembang, hatinya berbungah-bungah. Karena pada saat detik dimana kertas jawaban ia serahkan, pada saat itu juga libur telah datang. Lagu tasya “libur telah tiba”-pun ia senandungkan selama perjalanan pulang dengan riangnya.Saat pulang kuliah, saat itu pulalah kebiasaan joe yang unik pun rutin terjadi, dalam perjalanan pulang dari kampus, ia tak pernah pulang langsung menuju rumahnya. Joe selalu sempatkan waktu untuk mampir di sebuah warung kecil di sebelah tanah lapang yang luas. Tanah lapang yang tak jauh dari rumahnya, dimana ia terkenang masa-masa kecilnya, masa-masa ketika ia masihlah duduk di SD. Kisah kasih di sekolah ,pikirnya.

Seketika haru menyelimuti hati joe, bak rasa syukur oleh kenangan masa kecil yang tiba-tiba dirindukannya. Di pandanginya tanah lapang dengan mata berkaca, “selama sepuluh tahun tak ada yang berubah di sini”, gumamnya, bahkan sang penjual warung di tempatnya duduk sekarangpun, masih juga tetaplah sama. lanjutkan membaca

 

fRaNK-E(i)nstein Juli 5, 2007

Diarsipkan di bawah: ingin menjadi F!sikawan besar — OTAKU @ 14:55
Tags: , , , , ,

Einstein terkenal dengan rumusan teori energinya [E=m.c²].
bermula dari sebuah catatan harian, aku tuliskan sebuah fenomena tentang keanehan-keanehan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari…

fenomena pertama, ketika perasaan hatiku sedang bahagia, gembira, ataupun senang kenapa rasanya waktu terasa terlewati begitu sangat cepat? bahkan sebaliknya ketika perasaan ku begitu sangat sedih,kecewa ataupun bosan, kenapa rasanya waktu berjalan terasa sangat lambat? ambil contoh saja; bandingkan ketika kita menonton film selama 3 jam dan duduk manis didalam kelas mendengar celoteh dosen yang membosankan..

fenomena kedua, ketika aku kecapaian, setelah berharian menguras tenaga berlebihan sampai kemalaman, aku ketiduran juga, tanpa terasa sudah 12 jam terlewati, sering juga keesokan harinya aku terlambat bangun untuk ke kampus…. kenapa waktu juga sangat begitu cepat?

fenomena ketiga, ketika aku sedang mengerjakan soal-soal UAS, aku dituntut untuk mengerjakan 5 soal hitungan dalam waktu 2 jam, sudah 3 soal kukerjakan dengan penuh energi untuk berpikir dan menghitung dengan teliti, ternyata waktu sudah habis, aku menjadi sangat bingung… kenapa waktu juga begitu sangat cepat padahal baru terasa 1 jam aku mengerjakannya?

fenomena keempat, ketika aku melamun, aku juga merasakan waktu yang berlalu sangat cepat.. kenapa hal itu bisa terjadi?

masih kuingat sebuah tulisan dari laftifa, tentang fenomena-fenomena aneh dalam kehidupan sehari-hari yang menjadi pengantar dalam mempelajari teori quantum relativitas Einstein… ketika kita sering melakukan perjalanan jauh dengan naik pesawat yang berkecapatan tinggi, bisa membuat umur kita berjalan lebih lambat, atau kata lainnya awet muda… disinggung juga kecepatan cahaya (c) dalam rumusan energi Einstein, masih menjadi sebuah rahasia terbesar hingga saat ini…

dari fenomena pertama hingga keempat aku, merasakan keraguan dalam rumusan E=m.c², yang dijabarkan oleh Einstein… rasanya ada yang kurang dalam rumusan tersebut… bahkan keherananku terhadap efek radiasi dari energi nuklir yang bisa membuat manusia mandul, dan tampak awet muda… bisa juga kubilang kepada kalian agar berhati-hati bila kita sering-sering naik pesawat kita juga bisa mandul?? why ?? karena radiasi tersebut juga bisa dihasilkan dari efek ledakan yang sangat dahsyat, yang bermula dari sebuah kecepatan tinggi dan tak terdefinisi yang dinamakan kecepatan cahaya…

HIPOTESIS AWAL

*dalam rumusan Einstein ada E(energi), m(massa), c(kecepatan cahaya/ konstanta cahaya). 3 huruf dan satu angka ”²” . dan anehnya tidak ada rumusan t = waktu dalam rumusan tersebut, melihat ada variabel kecepatan disana… sekiranya boleh kumodifikasi rumusan Eintein beberapa variabel yang agaknya dilupakan oleh Einstein yang terlampau jenius itu, bila pada awalnya E=mc², ada tambahan variabel t disana. sesuai dengan rumusan kecepatan V(t) dalam waktu tertentu, variabel t tidak pernah lepas dari rumusan kecepatan.

E = m.c(t)², disini t hanya sebagai inner variable dari c
*dan berdasarkan kecenderungan ilmu fisika modern(teori Quantum relativitas) saat ini yang mulai berjalan kembali ke masa lalu tepatnya hampir identik dengan filsafat ajaran tao, yang sudah pernah diungkapkan dalam buku fritjh of capra ”the tao of physics”. perasaan merupakan elemen utama dari fisika, boleh aku berkata seperti itu, karena aku mengalami fenomena-fenomena realitas dari kehebatan ”rasa” yang mampu membuatku mengalami kecepatan cahaya, dengan waktu yang relatif lama namun terlewati begitu sangat cepat secepat kilat, atau bahkan sebaliknya terasa sangat lambat. boleh sekiranya kutambahkan variabel f=feel ( nama lain dari variabel i=imajiner dalam bahasa matematika biasa disebut bilangan imajiner.

E(f) =m.c(t)², dimana c(t)=√E(f)/m

ANALISIS AWAL
kita mulai hitung, kenapa pada fenomena-fenomena diatas waktu terasa lebih cepat. dan waktu bisa terasa lebih cepat ketika kita sedang mengalami fase kecepatan tertinggi yang dinamakan kecepatan cahaya ?

kita batasi dalam hal ini, masih dalam lingkup tubuh manusia, jadi E = energi terbesar dari manusia terungkap ketika dia begitu bersemangat

pada fenomena pertama

hati gembira, f= +, positif
E menjadi +, dan m menjadi 0 (dalam hal ini adalah berat tubuh menjadi ringan atau bisa juga dikatakan nol). kecapaian menjadi hilang… c(t)= √+/0 = tak hingga, kita mengalami itu yang dinamakan kecepatan cahaya dalm waktu yang tѡk terdefinisi… sampai kapan tubuh mampu menempa kita tidak pernah tahu karena semngat yang masih membara dan menggebu-gebu…

hati sedih , f= -  negatif
E menjadi =, dan m menjadi +
c(t)=√-/+= -(minus), waktu terasa begitu sangat lambat karena kecepatan mengalami perlambatan dengan adanya variabel minus disana…

pada fenomena kedua

kecapaian E = 0
f menjadi = 0(stabil), dan m menjadi +|
c(t)=√0/+= tak terdefinisi,….. tubuh kita mengalami kecepatan cahaya..

KESIMPULAN SEMENTARA

sesuai dengan ungkapan Rene Descartes, cogito ergo sum ”aku berpikir maka aku ada”. yang sebenarnya seharusnya berbunyi lengkap ”aku ragu, maka aku berpikir, oleh karena itu aku ada”. semua berawal dari Rasa ragu, atau bolehlah kusebut ”perasaan manusia/akal”. terjadilah proses berpikir itu. masih dalam pencarian sebuah pertanyaan besar ”Benarkah rasa menjadi sebuah kunci menuju rahasia terbesar kecepatan cahaya dalam membuka tabir kekuatan terpendam manusia untuk mengendalikan waktu….?? ”

 

(a)bu (l)ump(ur) k(o)nspi(rasi) Juni 26, 2007

Diarsipkan di bawah: ingin jadi sastrawan — OTAKU @ 17:07
Tags: , , , ,

lumpur itu masih saja menggenang

diantara luka-luka dan kepedihan

yang kini selalu datang

lumpur itu masih saja menggenang

diantara tawa ceria dan harapan

yang kini hanya mampu dikenang

lumpur itu masih saja menggenang

diantara penguasa, pengusaha, dan pemerintah

yang kini masih saja terus-terusan berang

lumpur itu masih saja menggenang

diantara manusia-manusia dan korban

yang rumah, sawah,ladang dan lahan pekerjaannya pun ikut raib menghilang

lumpur itu masih saja menggenang

diantara kepastian-kepastian

yang juga tak kunjung datang

lumpur itu masih saja menggenang

diantara air mata

yang enggan juga berhenti

diantara kerasnya hidup di negeri ini

diantara maraknya korup di negeri ini

diantara melambungnya harga-harga di negeri ini

diantara amarah warga yang kini pun jadi api

dan bakar semua kertas-kertas,

bertorehkan tinta abu-abu

berstempel

KONSPIRASI TERSELUBUNG

ANTARA

PEMERINTAH+PEMODAL+KAMPUS

 

warung Mei 11, 2007

Diarsipkan di bawah: Ingin Berkata Sesuatu — OTAKU @ 20:43
Tags: ,

ingin rasanya menulis lagi, walau ku tahu betapa lelahnya setelah seharian selalu pulang pagi, begitu juga hari ini. aku dan dua kawanku, sebut saja bambang dan ilman. Merekalah yang kali ini menjadi rekan se-teamku untuk membuka warung. warung yang kami buka bukan profit oriented walupun kami tahu laba yang kami dapatkan bisa dibilang sangat sedikit sekali, kalo gak empat ribu ya lima ribu. ahh, capek bener. tapi kami tak peduli namanya juga perjuangan. warung kami selalu buka tepat pukul 18.oo wib, dan tutup hampir tiap pagi. warung yang berdiri kokoh diantara kerasnya kehidupan perkuliahan di kampus kami. walau kami tahu besok ada kuliah pagi, tapi tak mengapa bila warung ini tutup, kawan-kawan pasti susah untuk berkumpul, menikmati indahnya malam ditengan badai Absensi dan sks yang makin ketat dan fasis.

warung sebagai media tempat berkumpul kawan-kawan, walau memang terlihat sepele, tapi memang tempat ini adalah central dari semua pergerakan mahasiswa di ITS. ya warung revolusioner, makanya kalian kalo ke surabaya apalagi ke ITS jangan lupa mampir dulu ke warung ini dimana kehidupan kritis masih tersisa, daripada di himpunan atau apalah itu yang cuman bukak pagi ketika kuliah, kalo malem ya pada tutup, tidur- dirumah sendiri-sendiri. yang kutahui cuman sgelintir himpunan yang masih buka, dan itu sangat sedikit sekali kalo gak dua ya tiga, itupun pada hari-hari tertentu kalo mereka dapet proyek.

di warung ini ada banyak orang bermain, ada yang maen catur, gitar, remi, baca buku, negerjain tugas, alumni yang bernostalgia macem-macem lah. walau tak semewah coffe corner, harga kami adalah harga merakyat. kami cuman ingin menghidupkan lagi mahasiswa bersenda gurau bersama, berpikir kritis bersama, dan akhirnya insya Allah bergerak bersama, tidak hanya rapat melulu, khan bosan juga seh. kami berusaha untuk selalu tepat waktu buka, dan bertindak profesional, ada juga lho ac di warung ini, ac dari atm BNJ, hahaha, tinggal buka pintu atmnya, hawa dingin yang segar langsung mengalir.

kadang ada juga banyak anak teater latihan di dekat warung kami, , anak bridge, siklus(pecinta alam), dsb. usaha kami alhamdulillah menampakkan hasil, walau masih satu minggu baru buka. hehehe. capek dehh. uhh, apalagi ya. otak buntu neh sekian dulu entar lagi dilanjut…

 

ibu Mei 2, 2007

Diarsipkan di bawah: Ingin Berkata Sesuatu — OTAKU @ 12:42
Tags: ,

bu maafkan anakmu, mungkin ibu berharap aku bisa lulus tepat waktu, layaknya seperti anak-anak seumuranku lainnya. aku tak bisa bu! aku selalu ingin menjadi anak muda bu! aku tak ingin kerja secepatnya, mungkin sperti kata bapak aku harus segera masuk perusahaan seperti yang bapak inginkan. tapi aku tak bisa bu. aku tidak ingin bekerja dikantor, aku lebih suka buka usaha sendiri bu!

bu maafkan anakmu ini bu! aku hari ini tidak kuliah sama sekali, karena memang aku harus turun ke jalan bu, aku ingin memperingati hari pendidikan nasional bersama kawan-kawanku yang mungkin cuman bertiga, bila itupun lebih aku sudah bersyukur bu! aku harus tegar bu! aku tak boleh diam. melihat ketidak beresan sistem pendidikan didalam kampusku bu!, apalagi ini adalah kampus negeri, yang pada mulanya ibu mungkin tahu dibangun untuk kesejahteraan rakyat, dan selalu dikembalikan kepada rakyat.

bu mungkin masa masa studiku tinggal semester ini di ITS. namun mau bagaimana lagi bu, aku tak ingin diam melihat kwan sendiri di hukum seenaknya diusir dari kampusku bu! aku berbeda dengan kawan-kawanku bu, aku tak bisa menjadi seperti mereka, aku tak bisa diam saja melihat kawan sendiri di pasung haknya seenaknya bu! kampusku jadi semacam pengadilan bu!

bu aku sudah absen banyak semester ini, dan aku tak pernah lelah dan yakin tak akan menyesalinya bu! mau bagaimana lagi bu, kalau bukan anakmu ini, siapa lagi ?

salam cinta

anakmu

 

(anti)tren April 12, 2007

Diarsipkan di bawah: Ingin Jadi Provokator — OTAKU @ 05:53
Tags: , , ,

sedang seru dan hangat-hangatnya isu tren ini menyebar seperti lalat di tengah kerumunan mayat, berteberbangan kian kesana kemari, hingga aku sadari mungkin buat sebagian orang risih juga baik itu dari kalangan anti maupun pro. tapi aku gembira sama orang bikin ini bahasan jadi panas dan mungkin bikin sebagian ada pula yang tak ambil peduli. yang jelas makin banyak mata melihat, dan makin banyak itu mulut berbicara saling jegal menjegal antara kubu anti dan pro, makin hidup juga budaya diskusi, yang awal mulanya hampir tak pernah ada di kampus ini.yang isinya "mahasiswa" yang katanya kritis. walau aku tak pernah menutup mata, mahasiswa saat ini sedang ngetren itu "kuliah setor absen".

bagiku, tren hanyalah sebagai alat untuk propaganda.

bila kapitalis buat tren untuk raih keuntungan semaximal mungkin. maka aku sebaliknya buat tren itu raih kebangkrutan semaximal mungkin untuk para kapitalis itu. walau ini terlihat kejam, tapi lebih kejam lagi penggunaan sistem kerja buruh yang tidak sesuai dengan gaji yang mereka dapatkan. buruh diperas tenaganya untuk menciptakan seluruh atribut "gaul" yang kita pakai, baik itu pakaian, celana, sepatu, topi2, etc yang ber-merk. dan dapat kita cermati kian bangkrutnya mereka di negeri ini.kebangkrutan perusahaan reebok, salah satunya. ini tidak lain adalah peran para distro, komunitas independen pedagang asongan(TP 5, delta pinggir jalan) mereka jual semua atribut gaul dengan harga yang lebih murah karena hasil buatan sendiri.tidak hanya itu, tren tidak hanya hebat menciptakan lapangan pekerjaan, namun juga hebat dalam hal bikin pembodohan,. dan bisa juga luar biasa bikin itu pencerdasan. itu semua tergantung dari sisi manakah kita memandang?

bagiku, memandang adalah melihat dari segala arah dan mempertimbangkan manakah yang pantas kupilih untuk kupandang, memandang tanpa pertimbangan adalah bunuh diri. mungkin juga jalan terbaik sebaiknya bunuh diri saja, bila tak ingin hidup lebih lama. pada awalnya aku sudah basi bahas ini isu. tapi aku masih saja ingin hidup 1000 tahun lagi diantara mayat-mayat dan lalat-lalat yang berterbangan.

tren antara pembodohan dan pencerdasan

tren bagiku seperti sebuah gaya, yang tak dapat diciptakan dan tak dapat pula dimusnahkan, melainkan bisa diubah menjadi tren yang lain. bila kau jadi tren maka akan selalu ada itu anti tren, yang akan mengganti tren sebelumnya, tapi dengan syarat bila anti tren ini memiliki kekuatan yang lebih dahsyat dari yang namanya tren sekarang. maka bersimpatilah terhadap para konsumen, karena kau penjual tren....... selanjutnya cerdaskan mereka karena bodoh suka ikut-ikutan... aku lebih suka pakai baju buatanku sendiri, dengan caraku sendiri.... dan aku lebih suka bahasa indonesiaku sendiri daripada sok-sokan pakai bahasa inggris... aku tak peduli itu ITB,UI atau kampus apalah itu, karena kampus-kampus itu aku rasa kalian sudah tahu, kampus yang sudah diubah jadi perusahaan dengan embel-embel PT.BHMN, dengan tujuan utamanya demi persaingan global, gLoBALISASI hasil amerika suka sedot SDA negara dunia ke3 macam Indonesia, venezuela, meksiko,etc... aku sarankan kau pindah saja ke UI, atau apalah itu sekalian ke hongkong sana, bila kau mau pakai bahasa inggris.. hahaha gitu aja kok repot.....

aku tak suka ikut-ikutan, aku coba cari kesukaanku sendiri, aku lebih suka JANCOK, atau ANJING, dan aku tak suka diatur, dan aku tak berpihak pada kubu manapun baik itu tren maupun anti tren,karena memang bagiku itu tak penting, dan ada baiknya mereka bersatu, buang-buang energi saja, kalau soekarno suka bilang itu NON-BLOk, tapi aku lebih suka sebut NON-GO-BLOK. yang lebih penting adalah berpihak kepada rakyat/penguasa karena memang hierarkisnya jelas, musuh rakyat adalah penguasa.

dan kalian tak perlu ajari aku, karena aku rasa kalian juga tidak perlu diajarkan, karena kita akan paham dengan sendirinya, kenapa kita bisa ikut-ikutan dan diarahkannya oleh mereka jadi bekicot, dipelorotkannya celana kita, atau malah dicingkrangkannya celana kita, atau malah diubahnya celana ini jadi jarik dan ada keris sakti disabuknya...ciuhh menjijikkan, dijajahnya pikiran kita ini, dan disedotnya uang kita, dan diperasnya otak kita oleh apa itu yang namanya kuliah, dan himpunan diubahnya jadi macam anak perusahaan dari jurusan yang sudah jadi perusahaan pakek embel2 ISO berstandar Internasional bookk..., dan semakin jauh dari kata RAKYAT, diubahnya kata RAKYAT jadi CUSTOMER, aku tak tahu kenapa otak penguasa selalu bodoh dan idiot, enak saja ambil kebijakan tanpa pahami sejarah kampus ini berdiri, untuk siapa kampus ini berdiri, yang jelas aku masih ingat soekarno pernah bilang dalam pidatonya di pembukaan kampus ini tepatnya 50 tahun yang lalu, "kampus ini adalah kampus untuk mencerdaskan rakyat, yang kesemuanya dari rakyat oleh rakyat, dan untuk rakyat", CUSTOMER? kita akan tahu itu dan semuanya sekarang sudah jadi tren... aku rasa semua itu tidak penting, karena kita akan paham dengan sendirinya, ketika kesenjangan sosial antara si kaya dan simiskin begitu tajam, ketika rakyat yang kini sedang membisu akibat kenaikan harga, ketika kasus kekerasan keluarga di kampung-kampung ikut juga meningkat, ketika anak putus sekolah juga ikut pula meningkat, ketika banyak juga angka bunuh diri, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, dan yang paling nyata, ketika kau sudah lupa kau asli daerah mana, dibesarkan dimana, apa nama negaramu, apa warna benderamu, bagaimana kondisi rakyatmu, yang di aceh, kelapran di papaua, busung lapar di nusa tenggara, banjir di jakarta, lumpur di dekat surabaya, kau LUPA!! iya kau LUPA, namun aku yakin kita akan INGAT, kita masih pernah dikader, walau akhirnya LUPA lagi... peran dan fungsi kita sebagai mahasiswa adalah PERHIASAN KAMPUS...ciuhh tenang saja nanti bisa di ubah INGAT lagi jadi AYAM KAMPUS, tenang-tenang ini yang paling seru KAM(UMAM)PUS !!!

ketika angka kemiskinan sudah semakin meningkat tajam dan membludak DUOOORRR...... mereka berlarian seperti harimua yang kelaparan dan menerkam dan mengoyak daging-daging segar dan gemuknya mahasiswa, yang kata mereka daging orang kaya yang selama ini makan daging-daging mereka.....BAKAR INI !! BAKAR ITU!! KITA BAKAR KAMPUS ORANG-ORANG KAYA INI... aku cuman malu bila rakyat yang akan membakar sendiri kampus kita... kampus-kampus yang sudah jadi Mal-mal yang menjulang tinggi ber-ac LG, sekarang aku tak tahu aku sedang terus mencoba agar rakyat tek perlu repot-repot turun tangan, karena kami sendiri yang akan membakar kampus kampus kami sendiri, karena kami sadar, kami tak butuh kemewahan, kami butuh pendidikan, dan kami ingin belajar bersama rakyat, kami buat itu Sekolah Rakyat, kami masuki kampung-kampung yang katanya kumuh itu, kami kaget, dan sangat kaget, karena kami sudah bosan dalam ruang-ruang kelas yang tertutup rapat, kami tidak ingin dicetak jadi robot, kami tak ingin jadi koruptor, kami ingin bermain musik, kami ingin bermain kartu, kami ingin bermain catur, atau permainan apalah itu, kami juga bosan dididik, karena kami lebih paham, kami lah yang akan mendidik apa itu yang namanya PENGUASA. atau lebih baik kami bunuh diri saja, tidak bukan kami tapi aku, aku ingin hidup satu trilyun tahun lagi....

inspired by me

 

STUDENT HIJO April 3, 2007

Diarsipkan di bawah: Ingin Jadi Penerbit Anti @Copyright — OTAKU @ 16:28
Tags: , , ,

karya : marco kartodikromo
terbit sejak tahun 1918
oleh sinar hindia

marco yang biasa dipanggil “mas marco” seorang bumiputera asal hindia(nama Indonesia yang dahulu) bikin ini novel ketika ia jalani itu hukuman penjara yang dijatuhkan oleh pemerintahan belanda. penjara identik dengan ruang kosong yang sepi, tempat yang nyaman untuk telurkan itu ide-ide kreatif buat provokasi para intelektual jawa ningrat. masa pra kemerdekaan bisa dibilang masa-masa revolusi bagi hindia. watak marco yang keras kepala dapat kita nilai dari keberaniannya berkali-kali melawan itu kolonial dengan buat tulisan provokatif dan disebarkannya keseluruh rakyat di hindia. telinga para ambteenaar pun risih juga dan buat merah mata para regent, borjuasi jawa nigrat. tak ada pilihan lain baginya, untuk cicipi segala macam ruang berdinding beton.

tetapi ada yang beda dengan novel yang ia buat kali ini, watak ke-keraskepala-nya tidaklah nampak sama sekali. ia bikin novel ini begitu romantik, dan penuh nuansa cinta. entah kenapa? mungkin memang ia ingin masuki dan selami itu nurani para anak ningrat, yang bisa di bilang anak yang terlahir dari keluarga ningrat, anak yang bisa enyam itu pendidikan Belanda hingga ke negeri eropa sana.anak yang jauh itu dari namanya “penderitaan”.

anak ningrat yang kehidupannya paling nikmat diantara mayoritas bumiputera : para babu jongos kelas terbawah masyarakat koloni. anak ningrat ini ia hipnotis, dengan segala keromantisan, dan ia arahkan pula kepada suatu realita ke-GAWATAN bahwa hindia haruslah merdeka.kalau kata tan malaka merdeka 100%. tidak lupa marco selipkan nada-nada provokatif sebagai senjata penyadaran, yang salah satunya berbunyi
“serdadu-serdadu belanda di negeri belanda pada awalnya adalah seorang termiskin dari kampung termiskin di negeri itu, ketika ia rajinnya mampu kuasai ini negeri para bumiputera, jadi semakin bertambah kayalah ia. dan kemudian lupalah ia, bahwa dirinya adalah tukang babi asal belanda. kenapa juga orang dari nederland yang asalnya baik bisa juga jadi orang jahat, dan orang jahat jadi semakin jahat bila ia injak tanah hindia?”

marco besarkan hati para ningrat yang pada saat itu mau-maunya juga diperbudak belanda, tapi padanan kata yang ia pilih sangatlah halus dan jauh dari itu kata sinis.

ada pula marco mulai ingin runtuhkan itu budaya jawa kental yang kolot, salah satunya adalah masalah kasta dalam masyarakat jawa, ia kritik itu belanda suka bicara bahasa kasar jawa “bodoh juga kumpeni itu sini ingin hormati dia dengan bahasa kromo jawa halus, tapi merekanya suka pakai itu bahasa ngoko”

hal itu dikarenakan mereka para belanda di hindia tidaklah suka pelajari macam bahasa-bahasa jawa, karena di negerinya belanda sana tidak ada itu yang namanya perbedaan tingkatan dalam bahasa, bagi mereka cara berbahasa untuk semua orang adalah sama. ini sekaligus juga mendobrak kekolotan para bumiputera, karena dalam watak budaya mereka sudah tercetak itu yang namanya kasta. dan kasta yang lebih rendah harus pulalah hormati itu kasta yang lebih tinggi dengan bicara gunakan bahasa jawa halus yang lebih pantas.

permasalahan penghambat gerakan untuk menyadarkan rakyat adalah Budaya tadi. yang kita lihat seakan-akan sepele, namun itu adalah tahapan awal untuk menuju kemerdekaan. maka budaya feodal itu haruslah segera diberangus dari frame berpikir kebanyakan rakyat hindia. agar mereka bisa kenali dan rasakan apa itu “penindasan”. barulah mereka bisa perjuangkan itu kemerdekaan.

tidak menutup mata, bangsa ini butuh marco, salah satu kaum bumiputera yang mampu baca dan tulis, dan dia sadari itu apa penindasan. karena ia “berpengetahuan”. dan jadilah ia nabi di jaman pra kemerdekaan yang lalu itu. ia sadar butuh lebih banyak kaum terdidik untuk merdekakan ini negeri. dan begitu juga ia sadar senjata mana yang pantas ia gunakan untuk lumpuhkan itu jiwa feodal para ningrat…

capek dehhhhh!!!!!

 

kam(umam)pus April 1, 2007

Diarsipkan di bawah: Ingin Jadi Provokator — OTAKU @ 13:22
Tags: , ,

saat itu aku duduk dalam ruang tunggu. menunggu surat keputusan rektor mengenai status mahasiswaku, dimana banyak para pembesar kampus saling bercengkerama, dan telinga kelelawarku pun ikut mendeteksi kebusukan suara-suara menjijikkan dari mahluk yang bernama birokera*……

“pak nuh, sekarang semakin banyak anak yang bodoh saja masuk kampus ini?”, pak probo salah satu dekan mulai angkat bicara, dan ia pun menambah “sampai kapan kita kemasukkan mahasiswa bodoh-bodoh ini, bisa gawat nanti kualitas lulusan kampus kita, bagaimana perusahaan bisa menerima mereka, bisa turun nanti image kampus kita di mata masyarakat pemodal dan industri”.

diujung meja terlihat wajah rektor yang mengernyitkan dahinya, sekalian ia elus janggut kesayangannya yang mirip serabut kelapa, hitam kriwel-kriwel. sedangkan di sebelahnya duduk seorang wanita yang sudah separuh baya dengan wajah mirip ibu-ibu dalam iklan MLM yang sering di putar di TV akhir-akhir ini. wanita itu memang bukan wanita sembarangan, dia adalah salah satu wanita yang paling berkuasa diantara para lelaki hidung belang bermata dollar di gedung nan megah itu. tak lama juga, akhirnya wanita itu pun angkat bicara.

“pak probo ini bagaimana? bagaimanapun juga mereka, yang bapak bilang bodoh itu, adalah pemodal terbesar dari kampus kita ini. sementara selama ini pemerintah sudah suka bikin putus itu jaringan finansial. bagaimana kita bisa membiayai seluruh operasional dalam kampus kita.lagian mereka yang bapak bilang bodoh itu kebanyakan adalah anak dari para pembesar link and match perusahaan-perusahaan besar. dan merekalah yang akan menyalurkan anak didik kita yang lulus untuk diperkerjakan di perusahaan mereka, jadi pak probo tidak usah khawatir, image atau pamor kampus kita justru tambah semakin cemerlang. dan satu lagi kita masih terapkan itu tahap persiapan pada mereka, jadi bila mereka tidak lulus ya terpaksa kita D.O. jadi kualitas lulusan kita masih tetap terjamin. yang penting dari semuanya adalah uang mereka sudah masuk kedalam rekening kampus kita”, seisi ruangan pun tak kuat menahan tawa, terbahak-bahak. “hahaha..” pak probo begitu kaget dengan jawaban itu, dan ia pun ikut juga berceloteh ” dasar anaknya bodoh, orangtuanya tambah bodoh, maunya dikibulin, hahaha…” .

sedang PR III bidang kemahasiswaan, tepat disebelah pak probo mulai angkat bicara juga” ehm, memang menarik juga kata bu noor, mahasiswa bodoh tapi kaya ini bisa memperbesar investasi pembangunan kampus kita, sudah banyak gedung yang kita bangun, ada asrama mahasiswa yang kini sedang dalam pembangunan, medical center, Student Center,sebentar lagi katanya kita mau buat lapangan golf. wahh luar biasa itu bu”,tukas si justkiding yang suka meringis itu. si just tidak kalah hebatnya dengan wanita penakluk, dia punya kelebihan suka buat kata “harus” kepada para mahasiswa yang suka demo. dia mampu kerahkan itu pasukan SKK(Satuan keamanan Kampus) buat usir para mahasiswa pendemo. layaknya komandan pasukan katak pengusir lalat di selokan kampus.

“pak Jaz bagaimana dengan angka presentase kerusuhan-kerusuhan demonstrasi di kampus kita ini, apakah sudah semakin stabil?”

“alhamdulillah pak, angkanya semakin menurun sejak kita sahkan itu kebijakan SKK/TKK(Satuan keamanan kampus/Tata Kehidupan Kampus”,

“terus dengan kasus demonstrasi yang terakhir tentang Lapindo itu lho?”.

“ahh, bapak tenang saja, pemerintah sudah kirim itu PANSUS buat selidiki mahasiswa yang buat onar, lagian kita sudah telpon itu orang tua mahasiswa, untuk memperingatkan anaknya agar tidak buat kerusuhan lagi”

“hahahaha, bagus sekali, pak jaz semakin cerdas saja, kita memang harus perlakukan itu mahasiswa mirip anak SMA. itu khan juga berkat ide saya, untung SK OMB itu segera kita perlakukan, apa jadinya bila mereka dikader, bisa jadi serigala nanti, sukanya berontak. hahaha…”

bersambung…..


cerita ini hanya fiktif belaka, bila ada kesamaan karakter dan nama dalam kehidupan anda. itu hanyalah kebetulan semata....

(lagi…)