Demokrasi itu apa?
.
Tiba-tiba Itu terlintas begitu saja pada pemikiran penulis. Tepat ketika penulis selesai membaca sebaris tulisan dengan font Times new roman berukuran tujuh puluh dua di blok hitam menyala. “HARGA BBM NAIK”. Seketika itu juga koran memang tidak lagi serasa seperti blender yang biasanya mengaduk-aduk perasaan penulis setiap kali membacanya. Melainkan sudah seperti kompor. Demokrasi macam apa yang berlaku di negeri ini? Penulis mencoba menggali dalam dan lebih dalam lagi. Berbincang kesana kemari. Rasanya perlu sebuah perenungan yang panjang untuk mendapatkan sebuah kulkas pencerahan yang mendinginkan dan menyegarkan.
.
Berikut analisis kajian sistem demokrasi ala kadarnya, yang coba penulis sentuh dan rasakan, selama penulis hidup di negeri ini. Semoga bisa di jadikan kritik epistemologis dalam perkembangan makna demokrasi, yang kerap selalu dijadikan kata manis pelembut hati rakyat, dan hampir berhasil menghipnotis ratusan juta orang awam. Tidak jarang malah membodohkan.
.

















